Pusamania Borneo FC (PBFC) terpaksa harus berangkat tanpa salahsatu pilar utama mereka, Rachmat Latief, saat melawat ke Jawa Timur. Pemain asal Makassar itu saat ini mengalami demam tinggi yang mengakibatkan harus dirawat di Rumah Sakit H Darjad Samarinda, sejak Jumat (27/3) malam lalu.


Dirawatnya Rachmat Latief membuat Arcan Iurie harus memikirkan rencana cadangan. Pasalnya Rachmad sendiri selama ini selalu menjadi pilihan utama Arcan Iurie di lini belakang Pesut Etam, terlebih, Rachmat sendiri digadang untuk menggantikan peran Hamka Hamzah yang tengah menjalani terapi penyembuhan.


"Kondisinya tidak memungkinkan untuk dibawa, biar dikonsentrasi untuk penyembuhan dulu. Untuk siapa pengganti dia, saya sudah dapat nama pemain itu dari pelatih," ungkap H. Nabil Husein Said Amin, Presiden PBFC.


Rachmat Latief sendiri dari informasi terakhir kondisinya masih lemah. Dari keterangan yang didapat, melemahnya kondisi pemilik nomor punggung 88 ini disebabkan oleh turunnya trombosit yang membuatnya diindikasikan terserang demam berdarah dengue (DBD). (AHS)