Dari sekian banyak kedatangan pemain baru di Pusamania Borneo FC (PBFC), ada pemain yang musim lalu masih dipertahankan oleh manajemen dan masuk dalam rekomendasi pelatih musim 2015. Pemain ini berposisi gelandang dengan usia yang baru menginjak 23 tahun di tanggal 15 April, dia adalah Hermansyah Muchlis.


Pemain asal Makassar ini, musim lalu bukanlah pilihan utama dari pelatih PBFC saat itu Iwan Setiawan, hanya bisa dihitung dengan jari penampilannya berseragam PBFC. Usia yang masih muda dan bukan masuk dalam skema pelatih Iwan Setiawan mungkin menjadi alasan, dia harus bersabar berada di bangku cadangan.


Situasi berbeda terjadi pada musim 2015, disaat pemain inti musim 2014 banyak yang terdepak, sosok pemain bernomor punggung 31 ini menyeruak diantara pemain seleksi yang mencoba peruntungan bermain di PBFC musim 2015.

Pemain yang akrab disapa Manca ini dalam 2 pertandingan awal PBFC selalu menjadi pilihan utama, kesempatan yang tidak dia sia - siakan untuk menunjukan performa yang dimiliki. Menjadi gelandang tengah bukan perkara mudah, karena Manca dituntut untuk menjadi jembatan antara lini belakang dan depan.


Kemampuan Manca dalam memotong aliran serangan lawan layak mendapatkan apresiasi, dimana 9 kali intercept diciptakan dalam 167 menit bermain. Intercept yang paling penting adalah saat membantu PBFC mencetak gol kegawang Persebaya. Dari riset yang dikembangkan di luar negeri, ada catatan dimana 33% gol tercipta melalui proses intercept terlebih dahulu dan Manca saat itu melakukan tugas dengan sangat baik.


Sebagai seorang gelandang tengah, kemampuan dia dalam urusan dribble juga tak kalah mentereng, tim PBFCstats mencatat pemain yang religius ini melakukan 4 kali dribble dan kesemuanya sukses dia lakukan. Di pertandingan melawan Persebaya, dia juga sudah tidak canggung lagi untuk melepaskan tendangan jarak jauh dimana 2 kali dilakukan dengan rincian 1 kali shoot off goal dan 1 kali shoot on goal.


Usia Manca yang masih muda mengharuskan dia untuk terus mendapatkan jam bermain lebih, hal ini berpengaruh pada peningktakan dari sisi teknik dan mental. Dia harus terus menjaga konsistensi ini agar jaminan starting eleven bisa dia dapat. Tantangan untuk pemain no punggung 31. (BS)