Usai menjalani liburan selama empat hari, pelatih Pusamania Borneo FC (PBFC), Arcan Iurie, mengatakan dirinya tak melihat ada kendala berarti dalam soal fisik dan daya tahan pada latihan perdana usai liburan.


Semua pemain mampu menjalankan instruksinya dengan baik saat program latihan diberikan walaupun mereka baru kembali dari kampung halamannya masing-masing.


Hal itu membuktikan jika selama libur mereka memang senantiasa menjaga kondisinya sehingga bugar kembali ketika latihan rutin digelar di Stadion Segiri, Rabu (15/4). "Saya tidak lihat fisiknya bermasalah dan grafik tim cukup baik yang penting ada kontrol dari pelatih," katanya.


Memimpin anak asuhnya menjalani latihan rutin setelah libur, Arcan Iurie lebih banyak menerapkan program pematangan skema permainan timnya. Ia juga beberapa kali menginstruksikan pemainnya untuk melakukan game-geme ringan dalam skala lapangan kecil yang diakhiri dengan menuntaskan penyelesaian akhir.


Ia mengatakan, program latihan ini dilakukan untuk selalu menjaga kekompakan pemain baik dalam hal kerjasama di atas lapangan maupun komunikasi. "Jadi kalau main bola modern itu harus ada kecepatan. Jadi kita main dengan cara cantik dan pendek supaya semua kompak," katanya.


Arcan Iurie, mengaku saat ini dirinya lebih fokus untuk menjaga mood pemain agar selalu berada dalam kondisi puncak, terutama dari sisi psikologis di tengah penundaan kembali jadwal kompetisi yang diputuskan oleh PT Liga Indonesia (LI).


Dirinya belum mengetahui kapan timnya bisa bermain kembali, setelah sebelumnya sempat melakukan dua pertandingan sebelum liga ditunda. "Jadi yang jelas sekarang kondisinya stabil. Kalau besok jadwalnya jelas, baru kita akan tambah lagi program," katanya.


Arcan Iurie juga mengakui saat ini dirinya memang terus menunggu informasi tentang jadwal pertandingan yang harus dilakoni oleh Pesut Etam, pasalnya hal ini terkait dengan program latihan yang akan dijalani oleh pemain. (Teka)