Skuad Bali United tiba di Samarinda pada Senin malam (26/5), membawa 20 pemainnya ke Kota Tepian. Menginap di Hotel Amaris, tak satupun legiun asing Bali United yang diboyong.


Dari daftar nama yang diterbangkan ke Samarinda diantaranya Endra Prasetya, Gede Pager, Saeful Anwar, Komang Adi Parwa, Ganjar Mukti, Ricky Fajrin, Janius Bate, Hendra Sandi, Sutanto Tan, Yabes Roni Malaifani, Sukron Makmun, Nyoman Sukarja, Lerby Eliandry, Wahyu Kristanto, Sultan Samma, Fadil Sausu, Loudry M Setiawan, Bayu Gatra, Endra Permana dan Sandi Darman Sute.


Delapan nama terakhir bahkan sudah sangat familiar dengan Kota Tepian. Maklum, sebelum Persisam Putra dibeli oleh pengusaha Yabes Tanuri dan berubah nama menjadi Bali United, mereka lebih dulu memperkuat klub berjuluk Pesut Mahakam. "Awalnya kaget dapat kabar berujicoba ke Samarinda lawan PBFC, saya bisa jadi musuh dirumah sendiri, tapi saya tetap akan tampil maksimal, kami datang untuk menang," papar Lerby.


Meski tanpa pilar asing, Bali United juga berjanji bakal tampil optimal. "Mereka tidak dibawa karena masih ada keperluan administrasi. Meski semua pemain yang saya bawa adalah pemain lokal, tapi secara kualitas tidak kalah kok dengan pemain asing," sahut Indra Sjafrie, pelatih Bali United.


Disisi lain, kesempatan berujicoba dengan PBFC tampaknya menjadi sesuatu yang didambakan Bayu Gatra. Pemain yang dibesarkan PON Kaltim itu bahkan sesumbar ingin menjebol gawang PBFC. "Saya punya keinginan cetak gol di sana," tuturnya dengan wajah serius. (AHS)