Pusamania Borneo FC (PBFC) Selasa malam (2/6) nanti, bakal menantang tuan rumah Bali United dalam laga bertajuk persahabatan. Pertemuan ini adalah yang kedua dalam rentang waktu tak kurang dari seminggu, sebelumnya di Stadion Segiri anak asuh Indra Sjafri menelan kekalahan dengan skor 1-0.


Berdasarkan data di laga perdana, PBFC memiliki efektifitas dalam bermain yang lebih baik dari Bali United. Hal ini bisa dilihat dari catatan statistik yang menunjukan Hamka Hamzah dkk mampu manfaatkan 6 attempts yang mereka ciptakan untuk menciptakan gol dibandingkan dengan Bali United yang menciptakan 10 attempts tanpa berbuah gol.


Hal ini ditambah dengan performa Galih Sudaryono yang impresif dalam menjaga pertahanan PBFC. Setidaknya eks penjaga gawang Persija Jakarta ini menciptakan 5 save saat bersua Bali United di Stadion Segiri, akhir bulan lalu. Harapan tinggi pun didambakan PBFC, penampilan gemilangnya bisa kembali terulang di Stadion Dipta Gianyar, Selasa malam.


Head to head di lini tengah juga tak kalah seru. Ade Jantra akan berhadapan dengan kapten Bali United Fadil Sausu. Adu teknik keduanya diprediksi bakal berlangsung menarik. Terlebih peran pemain bernomor punggung 19 di skuad Pesut Etam ini, mampu menjadi jembatan antara lini belakang dan depan dengan baik, passing accuracy Ade yang mencapai 87% bisa menjadi jaminan.


Serupa dengan pertandingan pertama, baik PBFC maupun Bali United akan mememanfaatkan kecepatan dari sisi sayap dalam menyusun serangan. Anak asuh Indra Sjafri diprediksi bakal bermain agresif. Sistem pertahanan yang rapi dan disiplin anak asuh Arcan Iurie saat kedua tim berjumpa di Stadion Segiri akan diuji kembali.


Kesabaran dan bermain efektif bakal menjadi kunci dari permainan PBFC, peluang yang diperoleh anak-anak harus sebisa mungkin dikonversikan menjadi gol. Semangat pemain PBFC juga semakin tinggi demi memberi kado manis menjelang ulang tahun sang Presiden, H. Nabil Husein Said.


Disisi lain, pelatih Bali United, Indra Sjafri berharap anak asuhnya bisa mengambil banyak manfaat dari laga ini. Dirinya juga menerangkan tak ada target pada laga ini. Bahkan, meski ramai dikabarkan media laga ini sebagai ajang balas dendam, dirinya menapik hal tersebut. "Ini bukan laga balas dendam. Tapi semua tim saya pikir juga berharap meraih hasil maksimal dalam setiap laga yang dilakoni," papar suksesor timnas Indonesia U-19 itu. (BS)