Duel hidup mati antara Pusamania Borneo FC (PBFC) v Persib Bandung, Sabtu (26/9) malam, di Stadion Si Jalak Harupat bakal berlangsung dengan tempo yang panas. Turnamen Piala Presiden yang mempunyai format home and away di babak delapan besar ini membuat kedua tim harus tampil habis-habisan di leg kedua nanti.


Dalam pertemuan pertama di Stadion Segiri, akhir pekan lalu, PBFC berhasil hentikan rekor tidak pernah menang Persib selama gelaran Piala Presiden dengan skor 3-2.


Skuad asuhan Iwan Setiawan punya modal bagus untuk melanjutkan perjalanan mereka di Piala Presiden. Kekompakan tim dengan disertai kemampuan pemain menerjemahkan strategi terbentuk sangat baik. Absennya pemain pilar lantaran cedera seperti M Roby dan Srdjan Lopicic bisa diantisipasi dengan baik oleh jajaran pelatih.


"Tidak ada strategi khusus, kami akan bermain normal. Bertahan? tidak juga, ya situasional sajalah, jika ada kesempatan kami cetak gol, kami akan lakukan," sahut Iwan Setiawan, sehari jelang laga.


Hadirnya Boaz Solossa dalam skuad PBFC semakin mempertebal keyakinan jika klub kebanggaan masyarakat Samarinda ini bakal lolos ke babak semifinal. Catatan tidak pernah kalah atas Persib ditorehkan pemain asal Papua ini ketika berseragam Persipura maupun PBFC. Pemain yang menggunakan nomor punggung 69 ini juga menjadi pemain PBFC yang sering mencetak gol kegawang Persib.


Data mencatat dengan lima golnya, Boaz menjadi pemain yang paling sering menodai gawang klub berjuluk Maung Bandung ini, dengan rincian 3 gol saat berseragam Persipura dan 2 gol saat membela PBFC. "Saya ingin menciptakan sejarah bersama PBFC," sahut Boaz.


Sementara itu persiapan Persib Bandung, mereka sedikit agak terganggu dengan psywar yang dilancarkan PBFC jelang pertandingan. Bahkan pelatih Djajang Nurjaman pun mewanti-wanti skuadnya tidak terpancing emosi. Dirinya juga mengimbau, suporter tak berlebihan dalam memberikan teror saat di stadion.


Firman Utina tampaknya bakal menjadi andalan Djajang Nurjaman dalam membongkar pertahanan PBFC. Pemain yang menjabat vice captain di Persib ini sebelumnya sempat diragukan tampil di babak delapan besar lantaran cedera yang diderita. Namun kebutuhan akan pemain yang punya intelektual tinggi diatas lapangan membuat pelatih berani menurunkannya.


Sajian permainan menyerang kontra permainan bertahan bakal tersaji menarik malam nanti di Stadion Si Jalak Harupat. Kesalahan sedikit bakal berakibat fatal untuk kedua tim, terlebih Persib yang dibebani kemenangan. "Kekuatan Persib adalah kelemahan mereka," pungkas Iwan. (SAN)