Ditengah pemusatan latihan yang digelar skuad Pesut Etam di Kota Daeng, jajaran pelatih Pusamania Borneo FC (PBFC) mengagendakan serangkaian ujicoba dengan beberapa klub lokal di Makassar.


Salahsatunya melawan Kahka FC, Rabu sore (5/11) di Lapangan Sepak Bola Setia Hingga Akhir milik Kodam VII/Wirabuana, Makassar. "Iya kita akan gelar satu hingga dua tiga kali ujicoba disini. Ujicoba ini penting sebagai gambaran sejauh mana progres yang didapat anak-anak dari hasil kita menggelar TC beberapa hari terakhir," tanggap Iwan Setiawan, pelatih PBFC.


Diungkapkan Iwan Setiawan, dalam ujicoba ini bukan hasil akhir yang dia harapkan. Namun, dirinya lebih menekankan sejauh mana kekompakkan tim dalam penerapan strategi bermain yang dia intruksikan.


"Memang materi tim belum terkumpul semua, tapi dari sini setidaknya kita bisa dapat gambaran sejauh mana perkembangan tim dengan komposisi saat ini," tambah pelatih berlisensi A AFC itu.


Disisi lain, Iwan Setiawan juga menyanyangkan sikap Sidrap United yang tak memperbolehkan pemain PBFC seperti Terens Puhiri dan Ponaryo Astaman untuk bergabung mengikuti pemusatan latihan bersama pemain Pesut Etam lainnya di Makassar.


Padahal dikesempatan yang sama, Hamka Hamzah (Persipare Pare-Pare), Hermansyah Muclish, Djayusman Triasdi (Persiban Bantaeng) Fandi Ahmad dan M Nizar Azharia (Persibon Bone) yang juga berlaga di Habibie Cup 2015 diberikan ijin untuk berlatih dengan PBFC.


"Kalau Ponaryo kan dia pengalaman, cepat beradaptasi. Tapi perhatian saya lebih kepada Terens, dia muda dan perlu bimbingan khusus, terlebih dia masuk dalam skema yang akan kita terapkan," pungkas Iwan. (AHS)