Tak ada yang memakai nomor punggung tujuh di skuad Pesut Etam pada gelaran Indonesia Championship memperebutkan Piala Jenderal Sudirman. Pasalnya, pemilik nomor tujuh sebelumnya, Fandi Ahmad memilih merubah nomor punggung menjadi 92.


Ditemui di Wisma Wirabuana, tempat tinggal sementara Pusamania Borneo FC (PBFC) selama menggelar pemusatan latihan di Makassar, Fandi menerangkan dirinya merasa nomor keramat tersebut menjadi beban.


Diharapkan Fandi, dengan nomor barunya yang diambil dari tahun kelahirannya, 3 April 1992 silam, penampilannya bersama skuad Pesut Etam akan lebih baik lagi. "Menyandang nomor tujuh di PBFC itu berat bebannya, banyak nama besar disini. Jadi saya rubah saja jadi 92. Ya semoga hokinya ada di nomor 92," tutur Fandi. (AHS)