Pusamania Borneo FC (PBFC) harus mengakui keunggulan PS TNI lewat drama adu penalti di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (18/11) malam.


Meski kalah dalam laga perdana mereka di Indonesia Championship memperebutkan Piala Jenderal Sudirman itu, PBFC setidaknya mengoleksi satu poin karena bermain imbang 2-2 di waktu normal.


"Pada babak pertama pemain kami sukses menjalankan strategi, terbukti dengan dua gol yang diciptakan berasal dari skema serangan balik," tanggap Kas Hartadi, asisten pelatih PBFC seusai laga.


Disinggung perihal melemahnya stamina anak asuhnya, terutama ketika memasuki babak kedua, pelatih yang sukses membawa Sriwijaya FC kampiun ISL itu tak menapik. "Ya betul, dibabak kedua stamina pemain kami kedodoran, ini salahsatu pengaruh karena kami hanya punya waktu tiga hari mengumpulkan tim ini secara komplit untuk berlatih," terangnya.


Seperti diketahui, selama menjalani pemusatan latihan di Makassar, skuad Pesut Etam kerap tak lengkap karena sebagian pemainnya banyak berlaga di Habibie Cup. Dengan hasil ini, PBFC berada di peringkat ketiga dengan torehan satu poin atau diatas Surabaya United dan Persela Lamongan. (AHS)