Jelang laga ketiga turnamen Piala Jenderal Sudirman, Kamis (26/11) sore kemarin, Pusamania Borneo FC (PBFC) melakukan latihan terakhir di Lapangan Nanggala, Surabaya.


Persiapan ini dilakukan mengingat PBFC bakal melawan tim berlabel juara Piala Presiden, Persib Bandung. Pertandingan yang bakal dihelat di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (27/11) malam itu bakal menjadi partai hidup mati.


Sikap kedua tim yang sama-sama ingin mengejar kemenangan demi satu tiket yang tersisa, serta tipisnya jarak poin yang didapat PBFC dan Persib dalam urutan klasemen sementara juga membuat laga ini diprediksi bakal berlangsung seru. "Kita Borneo berusaha kerja keras, Ini Pertandingan hidup mati bagi kami, semoga kita bisa dapat hasil maksimal. Kami juga menganggap laga ini seperti laga final bagi kami," sahut Kas Hartadi, pelatih anyar PBFC.


Selain itu, dirinya juga menegaskan jika saat ini, kondisi timnya kondusif. Semangat pemain untuk memenangkan pertandingan juga tinggi dan ini disadarinya menjadi modal yang cukup berharga. "Kondisi tim sekarang sangat kondusif, bagus sekali, semua senang, itu yang terpenting, diluar senang, kebersamaan bagus dan dilapangan semoga juga kita seperti itu," terang Kas.


Selain itu, Kas Hartadi mengaku kebugaran timnya saat ini sangat terjaga. Terlebih, kemenangan atas Persela (1-0) belum lama ini, menjadi modal berharga. "Meski kita tidak kekuatan penuh, karena ada dua pemain yang akumulasi, yaitu Zulvin Zamrun dan (Srdjan) Lopicic, tapi kita sudah siapkan taktikal untuk melawan Persib. Selain itu semua pemain dalam kondisi bugar, termasuk saya akan turunkan Jajang Mulyana dan Diego Michiels," bebernya.


Sementara itu, dicerca awak media perihal kekuatan lawan, Kas Hartadi masih tak bergeming. Menurut pelatih yang pernah sukses membawa Sriwijaya FC menjadi kampiun ISL itu, Persib merupakan tim yang tetap diwaspadai. "Semua kita waspadai, dia adalah tim juara. dari kiper belakang tengah itu pemain timnas semua yang ada di Persib, jadi semua kita waspadai," pungkas Kas. (SAN)