Keinginan Pusamania Borneo FC (PBFC) meraih kemenangan pada laga akhir Grup C Piala Jenderal Sudirman (PJS) kandas ditangan Surabaya United, Senin (30/11) sore.


Meski sempat unggul pada menit ke-16 hingga 45 menit interval pertama melalui sepakan Sultan Samma, gawang PBFC justru kebobolan tiga gol pada babak kedua melalui dua gol Ilham Udin Armain serta Tiago Furtuoso.


"Pada babak pertama kami kuasai jalannya permainan, kaki ke kaki kita berjalan baik, di babak kedua kami rubah strategi, Arphani kita tarik, Sultan kita taruh di kanan dan memasukkan Lopicic. Saya tidak salahkan pemain, saya akui perubahan ini adalah kesalahan saya, dan akan saya akan perbaiki di babak delapan besar," sahut Kas Hartadi.


Disinggung perihal sengaja melepas laga terakhir, karena sudah memastikan lolos ke babak selanjutnya, pelatih asal Surakarta itu menapik hal tersebut. Menurutnya penampilan anti-klimaks yang diperlihatkan skuad Pesut Etam lebih kepada situasional saat laga berlangsung, bukan dipengaruhi hal lain.


"Kami tidak melepas pertandingan ini, sebelum pertandingan kami menargetkan meraih kemenangan. Dan kekalahan kami murni karena kalah. Tapi dari sini kita bisa mengukur dan akan melakukan evaluasi," terang pelatih berusia 45 tahun itu.


"Saya minta maaf kepada suporter PBFC khususnya yang di Samarinda, insyaallah kami akan perbaiki, dan saya mohon terus doakan perjuangan kami," pungkas Kas Hartadi.


Sebagai informasi, meski baru mengalami kekalahan, PBFC dipastikan tetap lolos ke babak 8 besar PJS bersama Surabaya United dan PS TNI. Laga babak 8 besar sendiri akan kembali diputar pada 12-20 Desember, dan drawing pembagian grup akan digelar 3 Desember mendatang di Jakarta. (AHS)