Jelang Babak 8 Besar Piala Jenderal Sudirman, kekuatan lini tengah Pusamania Borneo FC (PBFC) terganggu dengan absennya pemain kawakan Ponaryo Astaman.


Ya, seperti diketahui, Ponaryo Astaman juga menjabat sebagai presiden APPI (Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia) akan bertolak ke Belanda untuk mengikuti pertemuan dengan FIFPro pada pertengahan Desember. Praktis, namanya pun dipastikan tak ada di skuad Pesut Etam saat PBFC melawan Surabaya United pada Minggu (13/12) mendatang.


"Iya, saya ada urusan disana, pertemuan dengan asosiasi pemain seluruh dunia, mungkin berangkat tanggal 9 Desember dari Indonesia dan pulang tiga atau empat hari kemudian sudah kembali lagi. Insyaallah di pertandingan kedua sudah bisa main kok," papar Ponaryo seusai mengikuti pemusatan latihan skuad Pesut Etam di Stadion Sriwedari Solo, Senin (13/12) pagi.


Disinggung perihal absennya dia memperkuat PBFC, pemain yang akrab di sapa Popon itu menilai tak terlalu mencemaskan hal tersebut. Pasalnya, PBFC dinilainya memiliki segudang gelandang potensial yang siap diturunkan kapanpun.


"Kita banyak stok pemain yang bisa bermain di holding midfielder, mereka tak kalah bagusnya. Ada Manca (Hermansyah Muclish), Ade (Jantra Lukmana) dan juga Stevi (Stefanus Bungaran), jadi saya rasa mereka siap diturunkan," pungkasnya. (AHS)