Setelah hampir seminggu menggelar pemusatan latihan di Stadion Sriwedari, Solo, Kamis (10/12) pagi tadi penggawa Pusamania Borneo FC (PBFC) mengakhiri latihan mereka di Surakarta.


Dalam sepekan terakhir, suasana kondusif sangat dirasakan skuad Pesut Etam saat berada di Kota Solo. Hal itupun menjadi perhatian Presiden PBFC, Nabil Husein Said Amin, sebelum memboyong timnya ke Sleman jelang Babak 8 Besar Piala Jenderal Sudirman.


"Semua berjalan lancar, dari awal kita datang sampai saat ini semua normal dan menyenangkan. Terimakasih kepada warga Solo terutama kepada pendukung Persis Solo, Pasoepati yang telah mengijinkan kami menggelar TC disini," papar Nabil usai menutup pemusatan latihan PBFC di Stadion Sriwedari Solo, Kamis pagi.


Seperti diketahui, hubungan PBFC dengan Persis Solo sempat tak harmonis saat keduanya bersaing pada kompetisi Divisi Utama 2014 silam. Namun, seiring waktu hubungan tersebut perlahan mulai kembali dibina.


"Siang ini juga datang om Tommy (Ketua Suporter Pusamania) dari Samarinda untuk bersilahturahmi dengan pengurus Pasoepati. Kulonuwun gitu, sekaligus menyampaikan ucapan terimakasih secara langsung karena telah menerima klub asal Samarinda dengan hangat disini," tambahnya.


Terpisah, ketua suporter Pusamania, Tommy Ermanto Pasemah saat dikonfirmasi membenarkan kabar kedatangan dirinya ke Solo. Menurut mantan GM Persisam Putra 2010-2011 dan GM PBFC 2014-2015 itu, kedatangannya ke Solo juga bertepatan dengan rencana digelarnya Deklarasi Damai Suporter pada 11 Desember mendatang.


"Ya ini bagus ya, saya datang ke Solo juga bukan sekedar membawa nama suporter Samarinda, tapi juga mewakili suporter Kalimantan Timur. Pada intinya kami di Samarinda dan Kaltim pada umumnya siap mendukung dan menjaga hubungan antar sesama suporter di Indonesia," pungkas Tommy, yang juga menjabat sebagai ketua Asosiasi Suporter (AS) Kaltim. (AHS)