Absennya Terens Puhiri saat Pusamania Borneo FC (PBFC) melakoni laga penentuan melawan Persipura Jayapura, Sabtu (19/12) sore di Stadion Maguwoharjo Sleman, pada lanjutan babak delapan besar Piala Jenderal Sudirman (PJS), menjadi kesempatan bagi pemain U-21 lainnya untuk tampil.


Ya, Wahyudi. mantan penyerang PBFC U-21 itu dipastikan tampil saat Pesut Etam bentrok dengan Persipura. Ini tentu menjadi kesempatan emas baginya untuk membuktikan kelas.


"Terens (Puhiri) masih cedera. Jari kaki kanan dia lecet. Tapi kami ada penggantinya, Wahyudi. Dia juga bagus, untuk klub terakhirnya, dia main di tim junior kita, PBFC U-21," papar Kas Hartadi, pelatih PBFC.


Meski berada dibawah bayang-bayang Terens Puhiri dan Arphany yang selama ini tak tergantikan, nama Wahyudi memang tak banyak dikenal khalayak ramai. Namun ketika berbicara keahlian mengolah si kulit bundar, pemain yang pernah memperkuat timnas U-16 itu layak disejajarkan dengan dua rekan sejawatnya tersebut.


"Intinya saya berdoa dulu, fokus dan fokus. Pada dasarnya saya ingin bantu PBFC semaksimal mungkin, main bagus dan menang. Untuk itu saya pasti akan usaha lebih dari seratus persen untuk membayar kepercayaan yang diberikan ke saya," sahut pemain yang akrab disapa Tolle itu.


Ditambahkan Wahyudi, apapun hasil dalam laga perdananya nanti, yang jelas jerih payah keringatnya berjuang bersmaa pemain kawakan seperti Hamka Hamzah, Sultan Samma, Rizki Pora dan banyak lagi adalah sebuah hal yang membanggakan.


"Dulu waktu masih di PBFC U-21, kita-kita sering ngobrol bareng cerita untuk promosi dari junior dan main di tim senior, dan sekarang saya punya kesempatan itu, itu suprise sekali dan saya senang," ungkap Tolle.


Ditanya perihal target pribadi dalam debutnya bersama skuad Pesut Etam, Wahyudi urung membahasnya. Dirinya saat ini, ingin lebih fokus berkonsentrasi agar bisa nyetel dengan tim utama PBFC.


"Seperti yang saya bilang tadi, saya fokus untuk bantu tim dulu, dengan PBFC bisa menang dan lolos, itu termasuk target pribadi saya, Mohon doa dan dukungannya ya," pungkasnya. (SAN)