Berniat keluar sebagai juara Grup E babak 8 besar Piala Jenderal Sudirman, Pusamania Borneo FC (PBFC) justru lolos ke semifnal dengan predikat runner up.


Kepastian itu didapat setelah dalam laga terakhir melawan Arema Malang, PBFC takluk melalui drama adu penalti. Sebelumnya, di waktu normal skuad Pesut Etam ditahan imbang 2-2 Singo Edan.


Dua gol PBFC dalam 90 menit, diciptakan Febri Setiadi Hamzah 31' dan Herman Dzumafo Epandi 63'. Sayang, dalam babak tostosan, Diego Michiels dan Stefanus Bungaran gagal menceploskan si kulit bundar.


Meski kalah, pelatih PBFC Kas Hartadi cukup puas. Dirinya menilai meski turun dengan menyimpan beberapa pemain pilar, Pesut Etam cukup memberikan perlawanan kepada Arema. "Kami akan evaluasi kekalahan hari ini, Soal gagalnya penalti, itu tidak masalah, Roberto Baggio aja pernah gagal," sahutnya.


Disinggung perihal gagalnya Derby Mahakam pada babak semifinal melawan Mitra Kukar, Kas mengungkapkan hal itu memang disayangkan. Namun, pada dasarnya pihaknya tak memilih lawan.


"Iya tadi kalau menang bisa ada Derby, tapi itu tidak terlalu masalah, soal kekuatan lawan baik Mitra Kukar dan Semen Padang, sama-sama kuat dan kami sudah siap untuk hadapi semifinal nanti," pungkas Kas.


Leg pertama semifinal PJS melawan Semen Padang sendiri bakal dihelat pada 9 Januari 2016 mendatang di Stadion Segiri Samarinda. Dan leg kedua giliran PBFC yang akan bertandang ke Stadion Agus Salim Padang, 17 Januari. (SAN)