Masih belum diperbolehkannya pulang pelatih Pusamania Borneo FC (PBFC), Kas Hartadi dari Rumah Sakit Haji Darjat (RSHD) lantaran hasil cek darah yang belum menunjukan peningkatan signifikan pada trombositnya, tak lantas membuat dia melepaskan pikiran terhadap tim yang dia besut.


Hal ini ditunjukan saat ditemui di RSHD, Selasa (5/1) sore. Bersama pelatih fisik dan analisis performance pemain, Jaino Matos yang menggantikan perannya selama menjalani rawat inap, dirinya memberikan arahan tentang bagaimana dan apa yang harus dilakukan untuk melaksanakan program latihan jelang semifinal Piala Jenderal Sudirman melawan Semen Padang, Minggu (10/1).


Meskipun masih terasa lemas, pelatih asal Solo ini terihat bersemangat ketika membahas tentang strategi dan program latihan PBFC selanjutnya. "Saya sudah kangen turun lapangan, semoga bisa cepat sembuh dan kembali bersama skuad pemain jelang pertandingan melawan Semen Padang," ujarnya.


Pelatih yang semasa menjadi pemain turut mengantarkan Indonesia meraih medali emas SEA Games 1991 ini juga mengucapkan terima kasih kepada suporter Pusamania yang berdatangan menjenguk dan memberi doa kesembuhan baginya.


"Terima kasih buat suporter Pusamania yang mendoakan kesembuhan saya dan sudah repot-rept menjenguk ke sini (rumah sakit)," pungkasnya. (SAN)