Klub Berjuluk Pesut Etam, Pusamania Borneo FC (PBFC) yang sebelum babak semifinal Piala Jenderal Sudirman menciptaan rataan akurasi tendangan 58% dari data yang dihimpun PBFC Stats, mengalami penurunan ke angka 24% ketika memasuki babak semifinal saat melawan Semen Padang.


Mencuri gol terlebih dulu di Padang menjadi modal yang berharga dalam menyelesaikan pertandingan. Melihat kondisi ini, pelatih Kas Hartadi secara khusus telah melatih anak asuhnya dalam hal penyelesaian akhir.


"Kami telah melatih secara khusus penyelesaian akhir agar saat melawan Semen Padang peluang sekecil apapun bisa berbuah gol," ujar Kas Hartadi saat ditemui di Hotel Rocky Padang tempat PBFC menginap.


Disinggung mengenai 3 pemain pilar Semen Padang yang absen, pelatih Solo ini tidak menganggap hal tersebut sebagai sebuah keuntungan. "Banyak pemain pengganti mereka yang punya kualitas sama baik, kita tetap mewaspadai Semen Padang," pungkasnya. (SAN)