Pelatih Pusamania Borneo FC (PBFC), Kas Hartadi langsung mengambil sikap usai timnya gagal melangkah ke final Piala Jenderal Sudirman (PJS), usai kalah dalam drama adu penalti melawan tuan rumah Semen Padang, pada laga semifinal leg 2 di Stadion Agus Salim Padang, Sabtu (16/1) malam.


Pelatih asal Surakarta itupun memutuskan mundur dari nahkoda skuad Pesut Etam. Didalam ruang ganti, dihadapan para pemain Kas meminta maaf, sekaligus pamitan.


"Tidak ada yang salah dari kalian, ini semua tanggung jawab saya. Saya gagal membawa tim ini ke final, mohon maaf. Dan sebagai bentuk tanggung jawab saya, saya mengundurkan diri," katanya.


Kas beranggapan, selama membesut skuad Pesut Etam kondisinya memang tak fit seratus persen. Terlebih, setelah dirinya dirawat di rumah sakit akibat trombosit yang menurun. Hal itu rupanya berpengaruh terhadap kinerjanya dalam meramu taktik. "Itu salahsatu faktornya, makanya saya mau istirahat dulu," tambahnya.


Disisi lain, Presiden PBFC, Nabil Husein Said Amin memastikan akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap skuad Pesut Etam. "Iya saya akan evaluasi semua. Dimana titik kurangnya, disitu kita akan perbaiki," sahut Nabil. "Inilah sepakbola, terkadang kita diatas kadang di bawah, Terima dengan lapang dada. Thanks guys," pungkasnya. (AHS)