Selepas Piala Jenderal Sudirman yang terhenti sampai babak semifinal, manajemen Pusamania Borneo FC (PBFC) melakukan rapat evalusi terkait keberlangsungan pemain menggunakan logo Pesut di dada.

Presiden klub, Nabil Husein Said Amin mengungkapkan jika pemain yang tidak lagi berseragam PBFC lantaran manajemen ingin mencari suasana baru. "Setelah melakukan rapat bersama manajemen dan atas dasar ingin mencari suasana baru, kita putuskan untuk merombak sebagian komposisi di tahun 2016 ini," ujarnya.

Salah satu pemain yang tidak lagi berseragam PBFC adalah Srdjan Lopicic. Pemain yg mencatatkan diri sebagai top skore PBFC dengan torehan 3 gol bersama Febri Setiadi Hamzah dan Sultan Samma. "Dia sudah bersama PBFC telah membuat cerita yang manis, suatu saat nanti dia akan kembali ke sini," paparnya.

Selain itu, pemain berpaspor Montenegro itu juga dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan merumput ke negeri jiran, Malaysia. Tak adanya kejelasan soal kompetisi di Indonesia juga menjadi pertimbangan pemilik nomor 10 itu hijrah ke Malaysia.

"Terima kasih semua atas kerjasama dan dukungannya, satu tahun yang luar biasa berjuang bersama kalian. Terima kasih juga kepada Bos Nabil, manajemen, pemain, suporter dan seluruh masyarakat Samarinda. Saya akan merindukan kalian, sukses selalu Pusamania Borneo FC," imbuhnya.

Disisi lain saat ini klub berjuluk Pesut Etam sedang mempersiapkan kerangka tim untuk mempersiapkan diri di turnamen Piala Gubernur yang rencananya akan memulai kickoff pada 6 Februari mendatang. (SAN)