Terkendala Masalah Tiket Penerbangan, Pesut Etam Bertahan di Surabaya
Skuad Borneo FC tak bisa langsung kembali ke Samarinda usai menuntaskan pertandingan kontra Madura United di pekan ke-26, Minggu (5/4/2026) lalu. Langkanya tiket pesawat, membuat tim sementara bertahan di ibu kota Jawa Timur itu.
"Tiket pesawat langka, jadi kami memutuskan untuk bertahan di Surabaya," ucap manajer Borneo FC, Dandri Dauri.
Dikatakan Dandri, tim baru akan kembali ke Samarinda pada Kamis (9/4/2026). Artinya, skuad Pesut Etam hanya memiliki satu hari aktif di Samarinda sebelum menjamu PSBS Biak, Sabtu (11/4/2026).
"Ini memang sesuatu yang harus kami antisipasi. Alhamdulillah, kami bisa mendapatkan tiket di tanggal 9 dengan rute transit Jakarta lalu ke Samarinda," ujar Dandri menjelaskan.
Dari pantauan media ini di online travel agent, kelangkaan tiket pesawat ke Kaltim memang terjadi. Penerbangan ke Balikpapan baru tersedia seperti disebut dalam penjelasan Dandri. Bahkan, terpantau harga tiket juga jauh melampaui harga normal.
Meski begitu Dandri memastikan tim tetap melakukan latihan selama di Surabaya. Artinya, tim tak ingin kondisi ini melunturkan semangat seluruh penggawa.
"Di sini kami tetap latihan dan kami tetap menjaga semangat dan mentalitas tim. Untuk lokasi latihan, aman. Yang jelas ini bukan halangan bagi kami untuk mempersiapkan diri menghadapi laga berikutnya," tegas Dandri.