Tiket Laga Kandang Borneo FC Mengalami Penurunan Harga
Aspirasi suporter dan penonton terkait harga tiket masuk (THM) pertandingan Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda akhirnya mendapat respon resmi dari manajemen klub. Kebijakan penyesuaian harga tersebut dilakukan jelang bergulirnya kompetisi AFC Challenge League 2026/2027 yang akan dimulai pada Minggu, 18 Oktober 2026 mendatang.
Manajemen Borneo FC menyatakan bahwa penyesuaian harga tiket merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap masukan yang disampaikan oleh para pendukung Pesut Etam. Klub menegaskan bahwa sepak bola memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar hasil pertandingan di atas lapangan.
"Sepak bola bukan hanya tentang apa yang terjadi di lapangan. Ada kebanggaan, identitas, dan kebersamaan yang menyatukan Borneo FC dengan para pendukungnya. Kami mendengar aspirasi dan masukan suporter. Setiap masukan menjadi perhatian dan bagian dari pertimbangan manajemen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan," bunyi pernyataan resmi klub.
Lebih lanjut, manajemen menekankan bahwa proses pembangunan klub tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi semata, melainkan juga pada penguatan hubungan emosional dan kultural dengan basis suporter.Disebutkan dalam pernyataan lanjutan, komitmen untuk membangun kedekatan antara klub dan pendukung menjadi landasan utama dalam setiap pengambilan kebijakan.
"Kami ingin terus melangkah bersama, mendekatkan klub dengan suporternya dan menjaga kebanggaan yang kita miliki bersama. Karena perjalanan Pesut Etam tidak hanya dibangun oleh mereka yang berjuang di lapangan, tetapi juga oleh dukungan dan kebersamaan seluruh keluarga besar Borneo FC," tulis klub.
Melalui pernyataan tersebut, manajemen juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh suporter dan masyarakat Samarinda atas segala bentuk aspirasi, kritik konstruktif, serta dukungan berkelanjutan yang telah diberikan selama ini.
"Kita punya kebanggaan yang sama. Kita punya Borneo yang sama," tulis pernyataan klub lagi.
Kebijakan penurunan harga tiket masuk ini diharapkan dapat meningkatkan animo dan kehadiran suporter di Stadion Segiri, terutama dalam mendukung perjuangan Borneo FC yang akan mengemban status sebagai tuan rumah pada fase grup AFC Challenge League 2026/2027.