Jadwal Padat, Pelatih Jeronimo Tegaskan Pentingnya Mental dan Fisik

Borneo FC Samarinda akan menghadapi periode krusial pada bulan Oktober mendatang dengan agenda kompetisi yang padat. Pesut Etam dijadwalkan melakoni lima pertandingan dalam tiga ajang berbeda, yakni Shopee Cup, BRI Liga 1, dan AFC Challenge League.

Kondisi tersebut menjadi ujian taktis bagi pelatih kepala Mauro Jeronimo untuk menjaga keseimbangan performa tim di setiap kompetisi. Padatnya jadwal menuntut strategi rotasi yang efektif guna menjaga kebugaran dan konsistensi permainan.

Menanggapi hal tersebut, Mauro Jeronimo menilai jadwal padat ini sebagai momentum bersejarah sekaligus tantangan besar bagi klub.

"Kami memahami bahwa ini akan menjadi jadwal yang sangat sulit. Namun pada saat yang sama, saya pikir ini akan mengasyikkan bagi klub, para pemain, dan semua orang yang terlibat. Karena, sekali lagi, ini pertama kalinya dalam sejarah klub mereka memainkan 4 kompetisi pada saat yang sama," ujar Mauro Jeronimo.

Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa pendekatan tim tidak akan bertumpu pada sebelas pemain inti saja. Prinsip kolektivitas dan kesiapan seluruh anggota skuad menjadi fondasi utama yang telah dibangun sejak awal masa persiapan.

"Dan saya pikir kita harus melihatnya dengan positif. Kami akan mencoba, tentu saja, untuk memberikan kesempatan kepada semua pemain untuk bermain, karena kami tidak bisa bermain dengan tim yang sama setiap pertandingan. Kita perlu melakukan rotasi," katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa filosofi tersebut telah ditanamkan sejak hari pertama kepelatihannya di Borneo FC. Setiap pemain dituntut untuk memiliki kesiapan fisik dan mental yang setara untuk menghadapi intensitas pertandingan yang tinggi dalam rentang waktu singkat.

"Dan kami bekerja sejak hari pertama dengan pola pikir bahwa semua pemain Borneo harus siap untuk memainkan pertandingan, bahwa kami tidak akan hanya memiliki satu sebelas pertama karena banyak pertandingan dalam waktu singkat," tuturnya.

Mauro juga menekankan bahwa bulan Oktober akan menjadi fase pembuktian karakter tim untuk tetap kompetitif dan menjaga citra positif klub di kancah domestik maupun internasional.

"Dan sekarang adalah saat di mana kita harus menguji para pemain, tim kita untuk bersaing dan berjuang dalam setiap pertandingan, untuk memberikan citra yang baik tentang diri kita sendiri," imbuhnya.

Terkait laga pembuka pada periode tersebut, Borneo FC akan menghadapi tantangan berat dengan bertandang ke markas Buriram United di ajang Shopee Cup. Meski diakui sebagai laga yang sulit, Mauro menegaskan timnya tetap memiliki optimisme untuk memberikan performa terbaik.

"Tentu saja, terutama pertandingan pertama melawan Buriram di kandang lawan akan menjadi pertandingan yang sulit, tetapi kami harus percaya bahwa kami bisa pergi ke sana dan tampil bagus," pungkasnya.