PSIM vs Borneo FC : Cari Kemenangan Beruntun di Jogja

Borneo FC Samarinda menegaskan kesiapannya untuk memetik hasil maksimal kala bersua PSIM Yogyakarta pada lanjutan kompetisi BRI Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (1/11) pukul 16.30 Wita. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Pelatih Kepala Borneo FC, Mauro Jeronimo, yang didampingi Asisten Pelatih Pedro Javier dan gelandang muda Aditya Warman dalam sesi konferensi pers daring, Sabtu (31/10) malam.

"Persiapan kami berjalan sangat baik. Usai melakoni laga kontra PSS, kami memilih bertahan dan melanjutkan pemusatan latihan di Yogyakarta. Kami sangat memahami PSIM adalah tim yang berkualitas. Mereka mengusung motivasi tinggi untuk bangkit, terlebih dengan hadirnya juru taktik anyar," ujar Mauro.

Mauro mengaku belum bisa memprediksi apakah Laskar Mataram bakal menerapkan skema permainan baru atau tetap mempertahankan formula lama di bawah kendali nahkoda barunya. Meski demikian, ia memastikan anak asuhnya telah siap mengantisipasi segala dinamika yang mungkin terjadi di lapangan.

"Artinya, seluruh persiapan teknis maupun taktis telah kami jalankan secara optimal. Kami siap menghadapi PSIM," tegas pelatih asal Portugal tersebut.

Memasuki kalender November, Borneo FC Samarinda dihadapkan pada jadwal super padat dengan delapan pertandingan kompetitif di level domestik maupun kancah Asia. Menyikapi situasi tersebut, Mauro merancang strategi rotasi pemain guna menjaga kebugaran fisik serta mental bertanding skuadnya agar tetap berada di level tertinggi.

"Jadwal bulan November sangat padat, namun ketahanan fisik dan mental pemain sudah kami antisipasi sejak awal. Perjuangan kami musim ini tidak hanya untuk masyarakat Samarinda, tetapi juga membawa panji Indonesia di kancah antarklub Asia. Ini adalah tanggung jawab besar sekaligus kebanggaan bagi kami," tuturnya.

Meski diterjang jadwal padat serta dinamika geografis laga tandang yang menguras energi, Mauro menegaskan komitmen timnya untuk tetap menyuguhkan penampilan terbaik demi membanggakan para pendukung setia Kalimantan Timur.

Di sisi lain, juru taktik berlisensi UEFA itu enggan memandang sebelah mata kekuatan lawan, sekalipun PSIM diterpa kabar absennya sejumlah pemain pilar akibat cedera. "Absennya beberapa pemain lawan bisa berdampak, bisa juga tidak. Bagi kami itu bukan persoalan, sebab PSIM memiliki kedalaman skuad yang solid. Siapa pun yang diturunkan di lapangan wajib kami waspadai dengan konsentrasi penuh," jelasnya.

Ia menambahkan, PSIM dipastikan akan tampil habis-habisan demi mengamankan poin penuh di hadapan pendukungnya guna mengerek posisi di papan klasemen. "Mereka tampil di kandang dan tentu mengincar hasil maksimal. Untuk itu, kami harus menjaga taraf kompetitif di level tertinggi agar bisa mengamankan poin dan menyajikan laga yang menarik," pungkas Mauro.