Recovery Jadi Menu Utama di Tengah Padatnya Jadwal

Modal poin penting telah dikantongi Borneo FC Samarinda pada partai perdana Grup D AFC Challenge League (ACGL) 2026/2027. Kemenangan 2-0 atas Yangon United FC menempatkan Pesut Etam untuk sementara di puncak klasemen grup.

Untuk memastikan posisi tersebut tidak tergeser dan mengamankan tiket lolos ke babak perempat final, satu laga krusial masih harus dijalani Juan Villa dan kawan-kawan, yakni menghadapi wakil Taiwan, Tainan City FC, yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri Samarinda pukul 20.00 Wita.

Secara kalkulasi, hasil imbang sejatinya sudah cukup untuk mengamankan posisi lolos dari fase grup, mengingat regulasi menetapkan dua tim teratas di setiap grup berhak melaju ke fase berikutnya. Mundurnya wakil Filipina, One Taguig FC, juga membuat persaingan di Grup D menjadi lebih ringan karena hanya menyisakan tiga kontestan.

Namun demikian, kemenangan tetap menjadi target utama yang harus diraih Pesut Etam demi memastikan status sebagai juara grup. Untuk menjaga kebugaran pemain jelang laga penentuan tersebut, tim pelatih tidak memberikan porsi latihan berat pada sesi latihan kemarin.

"Kami hanya recovery agar kondisi pemain tetap bugar di pertandingan berikutnya. Mepetnya jadwal buat kita harus bisa menjaga kondisi pemain," terang Farid, Asisten Manajer Borneo FC.

Dijelaskan oleh Farid, intensitas pertandingan yang tinggi saat menghadapi Yangon United telah menguras tenaga para pemain secara signifikan. Oleh karena itu, materi latihan yang digelar di Borneo Training Centre hanya difokuskan pada aspek pemulihan kondisi fisik.

Terkait kemungkinan dilakukannya rotasi pemain pada laga melawan Tainan City, Farid menegaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan tim pelatih. Pelatih kepala dan jajarannya dinilai lebih memahami kondisi kebugaran dan kebutuhan taktis tim di setiap pertandingan.

"Soal kemungkinan rotasi pemain, Farid mengaku hal itu adalah kewenangan pelatih. Sebab pelatih dan jajarannya jelas lebih tahu bagaimana kondisi pemain. Kita memang banyak punya pemain asing dan lokal. Tapi pelatih tahu kebutuhan tim di tiap pertandingan. Saya pikir rotasi kemungkinan ada kalau melihat dekatnya waktu pertandingan," terang Farid lagi.

Lebih lanjut, Farid juga mengakui bahwa Borneo FC belum memiliki gambaran komprehensif mengenai kekuatan Tainan City FC. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kemenangan tetap menjadi incaran utama untuk memastikan kelolosan dari babak penyisihan grup tanpa harus bergantung pada hasil tim lain.