Tainan City vs Borneo FC : Berburu Tiket Perempatfinal ACGL

Borneo FC Samarinda akan memburu tiket perempat final AFC Challenge League 2026/2027 saat menghadapi wakil Taiwan, Tainan City FC, di Stadion Segiri Samarinda, Rabu (21/10/2026) pukul 20.00 Wita. Kemenangan pada laga tersebut akan membuka jalan bagi Pesut Etam untuk melangkah ke fase berikutnya setelah mengawali Grup D dengan hasil positif.

Pasukan Mauro Jeronimo datang dengan modal kemenangan 2-0 atas Yangon United FC pada laga pembuka yang berlangsung Minggu (18/10/2026). Peta persaingan Grup D sendiri mengalami perubahan setelah One Taguig FC dari Filipina mengundurkan diri dari kompetisi, sehingga Borneo FC kini hanya bersaing dengan Tainan City FC dan Yangon United dalam perebutan dua tiket lolos.

Pelatih Kepala Borneo FC, Mauro Jeronimo, meminta para pemainnya untuk tidak terlena oleh hasil positif pada pertandingan pertama. Ia menegaskan bahwa target terdekat adalah memastikan kelolosan dari fase grup sebelum memikirkan peluang untuk melangkah lebih jauh di kompetisi antarklub Asia tersebut.

"Dalam sepak bola, kita selalu mengatakan bahwa pertandingan berikutnya adalah yang paling penting. Jadi pertama-tama, target utama kami adalah melewati fase ini," jelas Mauro.

Juru taktik asal Portugal itu juga mengingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan kekuatan lawan. Menurutnya, setiap pertandingan memiliki tingkat kesulitan tersendiri dan kemenangan hanya dapat diraih melalui kerja keras serta konsentrasi penuh selama 90 menit.

"Semua permainan itu sulit. Kita harus rendah hati, kita harus fokus, kita harus bekerja keras jika kita ingin menang," tegasnya.

Mauro pun berharap dukungan penuh dari suporter dapat memenuhi Stadion Segiri. Ia menyadari bahwa Borneo FC masih berada dalam proses membangun kekompakan tim pada awal musim, sehingga energi dari tribun sangat dibutuhkan untuk membantu pemain menghadapi pertandingan krusial tersebut.

"Kami mengerti bahwa para penggemar adalah pemain ke-12 di lapangan. Kami membutuhkan dukungan mereka," ujarnya.

Seruan serupa juga disampaikan oleh Manajer Borneo FC, Dandri Dauri. Ia mengaku bersyukur karena performa tim di kompetisi Asia mampu memberikan dampak positif terhadap peringkat koefisien Indonesia, yang berdasarkan perhitungan yang ia terima mengalami kenaikan dari posisi 18 ke peringkat 16.

Namun, kegembiraan atas capaian tersebut bercampur dengan kekecewaan terhadap minimnya jumlah penonton yang hadir saat Borneo FC menjamu Yangon United pada laga pembuka. Dandri menyebut pertandingan tersebut hanya disaksikan oleh sekitar 1.600 penonton, angka yang dinilainya belum sebanding dengan antusiasme publik ketika klub memperjuangkan kesempatan tampil di kompetisi Asia.

"Saya bersyukur tim bisa membuat satu langkah lagi di ACL. Kita tahu bagaimana proses mendapatkan turnamen ini atau pertandingan ini. Tapi satu sisi saya merasa sedih. Kenapa? Hanya dihadiri 1.600 orang. Ini ada apa?" tanya Dandri pada Selasa (20/10/2026).

Dandri mempertanyakan rendahnya animo penonton mengingat manajemen telah berupaya membuat pertandingan lebih mudah dijangkau oleh masyarakat. Penyesuaian harga tiket yang telah diturunkan, penjadwalan pertandingan pada malam hari, serta peningkatan kualitas penerangan stadion menjadi bagian dari upaya tersebut.

"Ayo, harga tiket sudah kita turunkan, main malam sudah, lampu sudah terang. Nah, ini yang harus kita kaji bersama," ujarnya.