Borneo FC Samarinda Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah Fase Grup ACGL 26/27
Nama Borneo FC Samarinda akan semakin dikenal di kancah sepak bola Asia. Klub berjuluk Pesut Etam itu resmi ditunjuk Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sebagai salah satu tuan rumah fase grup Zona Timur AFC Challenge League (ACGL) musim 2026/2027.Keputusan tersebut menempatkan Samarinda sejajar dengan empat kota tuan rumah lainnya, yakni Kuwait City bersama Al Qadsia, Dushanbe bersama FC Istiklol, Thimphu bersama Paro FC, dan Taunggyi bersama Shan United.
Penunjukan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah Borneo FC. Tidak hanya tampil sebagai peserta, klub asal Kalimantan Timur tersebut juga mendapat amanah untuk menghadirkan atmosfer kompetisi internasional langsung di hadapan pendukungnya sendiri.Stadion Segiri diproyeksikan menjadi arena utama pertandingan fase grup. Sebelumnya, stadion tersebut telah melalui proses pemeriksaan dan verifikasi oleh AFC terkait kesiapan infrastruktur dan penyelenggaraan laga bertaraf internasional.
Manajer tim Borneo FC, Dandri Dauri, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan AFC. Menurutnya, ini merupakan sejarah baru bagi sepak bola Samarinda.“Terus terang saya terkejut ketika mendapat kabar tersebut. Bagi saya ini adalah suatu apresiasi besar bagi Borneo FC dan tentu saja bagi warga Samarinda dan Kaltim secara keseluruhan,” ujar Dandri.
Dandri menegaskan, kepercayaan tersebut harus dibayar dengan pelayanan terbaik kepada tim tamu. Ia menjadikan pengalaman Borneo FC sebagai tuan rumah Piala Presiden beberapa waktu lalu sebagai acuan dalam mempersiapkan penyelenggaraan.“Kita akan berusaha menjadi tuan rumah yang baik. Pastinya kita juga mengejar target lolos dari fase grup, agar bisa terus melangkah jauh di ajang ini,” sebut Dandri.
Pada Zona Timur ACGL 2026/2027, delapan tim akan dibagi ke dalam dua grup yang masing-masing berisi empat tim. Borneo FC telah memastikan satu tempat, sementara peserta lainnya masih menunggu hasil babak playoff. Juara dan runner-up dari masing-masing grup berhak melaju ke perempat final. Perluasan kompetisi ini juga mengatur bahwa pertemuan antara Zona Barat dan Zona Timur baru akan terjadi pada partai final, yang rencananya juga digelar di kandang salah satu tim Zona Timur.
Dengan status sebagai tuan rumah, Borneo FC tidak hanya mengusung misi prestasi, tetapi juga misi diplomasi sepak bola. Samarinda kini bersiap menjadi etalase sepak bola Indonesia di mata Asia.