Kemenangan Perdana dari Jepara!!

Borneo FC Samarinda mencatatkan kemenangan perdana pada Liga Super musim 2026/2027 setelah menundukkan tuan rumah Persijap Jepara dengan skor tipis 0-1. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini tersebut ditentukan oleh gol cepat Rodrigo Varanda pada menit ke-2.

Kemenangan ini menjadi penting bagi Pesut Etam setelah pada laga pembuka mereka menelan kekalahan di kandang sendiri. Tambahan tiga poin membawa Borneo FC keluar dari tekanan awal musim dan mengembalikan kepercayaan diri tim.

Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, menilai kemenangan tersebut diraih melalui kerja kolektif dan kedisiplinan taktik. Ia mengakui bahwa laga tandang selalu menghadirkan tantangan lebih besar karena faktor dukungan suporter tuan rumah.

"Permainannya seperti yang kami harapkan. Ini adalah permainan yang sulit. Tahukah Anda, saat Anda bermain tandang, lawan memiliki kekuatan ekstra dalam bermain di rumah mereka, di depan penggemar mereka. Kami tahu kesulitan yang akan kami hadapi. Dan kami tahu bahwa permainan ini akan memiliki momen yang berbeda," terangnya.

Lebih lanjut, Jeronimo menyoroti dominasi timnya pada babak pertama. Menurutnya, Borneo FC mampu mengontrol jalannya pertandingan dan menciptakan peluang untuk menambah keunggulan lebih awal.

"Momen pertama, saya pikir di babak pertama, kami bermain sangat baik. Kami mendominasi permainan. Kami mencetak gol. Sebenarnya, di awal pertandingan, kami bisa mencetak gol lagi. Saya pikir kami benar-benar mengendalikannya," lanjutnya.

Memasuki babak kedua, pola permainan berubah. Persijap Jepara meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Kondisi ini membuat Borneo FC harus bertahan lebih dalam. Jeronimo menyebut timnya belum sepenuhnya mampu menjaga kendali selama 90 menit penuh, namun mengapresiasi mentalitas bertahan para pemain.

"Dan kemudian di babak kedua, sayangnya, kami masih belum siap untuk mengendalikan sepenuhnya 90 menit. Dan seperti biasa, ketika lawan tertinggal. Kami tahu bahwa mereka akan mencoba mengambil lebih banyak risiko, menempatkan lebih banyak orang di depan. Namun saya pikir kami bertahan dengan sangat baik. Kami menderita bersama di saat-saat ketika kami harus menderita," katanya.

Jeronimo juga menyinggung kegagalan timnya memaksimalkan serangan balik yang seharusnya dapat mengunci kemenangan. Ia menilai hal tersebut menjadi catatan evaluasi penting ke depan.

"Dan saya pikir setelah kami melakukan 2-3 serangan balik, kami harus mencetak skor 2-0 untuk menghancurkan permainan, dan kami tidak melakukannya. Jadi banyak pelajaran," terangnya.

Kemenangan atas Persijap disebut Jeronimo sebagai modal psikologis penting. Ia berharap hasil ini dapat menjadi titik balik bagi Borneo FC untuk melanjutkan tren positif pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

"Tapi kami sangat senang karena setelah pertandingan pertama yang kami kalah di kandang sendiri, rasanya bagus bisa meraih kemenangan ini dan kami melanjutkan pekerjaan kami," pungkasnya.

Dengan hasil ini, Borneo FC Samarinda membuka peluang untuk memperbaiki posisi di klasemen awal Liga Super 2026/2027.