Borneo FC vs PSIM : Pantang Anggap Remeh
Persiapan intensif terus digeber pelatih Borneo FC Fabio Lefundes, jelang menjamu PSIM di Stadion Segiri, Minggu (1/2). Tak ingin meremehkan lawan yang di pekan lalu dibantai Persebaya, Lefundes mengingatkan semangat kebangkitan yang diusung Laskar Mataram di laga pekan ke-19 nanti.
Ya, kedua tim memiliki dua modal berbeda dari hasil pertandingan sebelumnya. Borneo FC mampu mengambil poin penuh kala bertamu ke Persis Solo, sementara PSIM gagal memanfaatkan status tuan rumah setelah dipecundangi 0-3 oleh Persebaya.
"Saya tahu mereka baru saja kalah di kandang. Tapi dalam kondisi ini, bisa saja mereka memiliki motivasi besar untuk bangkit. Itu yang harus kami antisipasi," tegas Lefundes mengingatkan.
Pesut Etam bertekad untuk melanjutkan kemenangan agar tetap bisa bersaing di perebutan juara. Saat ini, Borneo FC masih berada di peringkat kedua, berselisih satu angka saja dari pemuncak klasemen, Persib Bandung.
"Kita masih punya kesempatan dan kami akan berusaha maksimal untuk memanfaakan peluang itu," kata manajer Dandri Dauri.
Di atas kertas, Mariano Peralta dkk lebih diunggulkan. Di pertemuan pertama musim ini, Pesut Etam mampu mengalahkan PSIM di kandangnya dengan skor telak 3-1. Tiga gol kemenangan Borneo saat itu dicetak M Sihran, Juan Villa dan Maicon Souza.
Di sisi lain, perombakan besar-besaran di skuad Pesut Etam di putaran kedua ini masih membutuhkan pembuktian. Banyaknya pemain baru yang masuk, kecuali Marcos Astina dan Ardi Idrus yang sudah dimainkan di laga awal putaran kedua, empat lainnya, M Khanafi dan tiga legiun asing anyar belum diturunkan.
Khususnya dua pemain, Koldo Obieta dan Kaio Nunes, masih harus dipastikan kelengkapan dokumennya untuk bisa dimainkan. Mengingat mereka adalah pendatang baru di kompetisi sepak bola tanah air. Sementara, untuk Cleylton Santos, kemungkinan bisa masuk dalam skuad, karena hanya berstatus pindahan antarklub.