Epic Comeback di Kandang Bhayangkara FC!
Borneo FC Samarinda mencatatkan epic comeback luar biasa di laga pekan ke-20 Super League 2025/2026, Sabtu (7/2). Tertinggal lebih dulu, semangat kerja keras tak kenal lelah, Borneo FC mampu mencuri dua gol di babak kedua, untuk menyudahi perlawanan Bhayangkara Presisi Lampung FC 1-2.
Ya, di babak pertama, kedua tim bermain cukup hati-hati. Bola lebih banyak berada di tengah lapangan, tanpa ancaman serius yang dibuat kedua tim. Bahkan, Borneo hanya memiliki satu peluang yang dikreasikan Kaio Nunes di menit 33. Tapi, kans itu masih bisa diselamatkan kiper Bhayangkara, Aqil Savik.
Tapi, memasuki menit akhir babak pertama, Pesut Etam mendapatkan dua kesempatan beruntun. Pertama, sundulan M Sihran yang masih mampu diselamatkan bek lawan untuk mengubah arah bola. Serta kegagalan Marcos Astina mengarahkan bola yang masih bisa dijangkau oleh Savik.
Berawal dari kegagalan Astina ini, sebuah counter attack yang dibangun anak-anak The Guardian, berhasil masuk ke area penalti. Sebuah aksi individu dari Privat Mbarga, diakhiri dengan sebuah shooting yang membawa tuan rumah unggul 1-0 sebelum turun minum.
Di babak kedua Borneo bermain lebih apik, terorganisir dan agresif. Sejumlah peluang bisa dikreasikan anak-anak Samarinda itu. Mariano Peralta membuka peluang di menit 48 yang masih bisa diamankan kiper lawan, sebelum akhirnya Komang Teguh memecah kebuntuan dua menit kemudian.
Memasuki 60 menit pertandingan, Borneo dan Bhayangkara tercatat menyia-nyiakan dua kesempatan. Hingga akhirnya, Ikhsanul Zikrak mampu membalikkan keadaan, lewat sontekannya di menit 76, memanfaatkan assist Kaio Nunes. Skor ini pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
"Di babak pertama kami tidak begitu baik, kami kebobolan di menit-menit akhir. Tapi, di babak kedua dengan beberapa pergantian, kami lebih agresif dan tampil seperti di awal-awal putaran pertama lalu," ujar Fabio Lefundes tentang jalannya pertandingan.
Pelatih 53 tahun itu juga memuji semangat dan kerja keras pemainnya. Walau harus menempuh perjalanan panjang dari Samarinda ke Lampung, tapi pemain mampu menampilkan performa luar biasa.
"Meski sempat kebobolan, tapi kami tetap berusaha dan bisa membawa pulang 3 poin," ucap Lefundes bangga.
Kerja keras seluruh tim juga disebut pencetak gol penentu kemenangan Etam, Ikhsanul Zikrak, sebagai kunci kemenangan kali ini.
"Alhamdulillah kami mendapat 3 poin. Setelah ketinggalan, kami bangkit dan bekerja keras untuk bisa membalik keadaan," ujar Ikhsan.
Kemenangan ini sangat berarti bagi Pesut Etam untuk terus menjaga kans bersaing di papan atas. Dengan 46 angka yang dikumpulkan, Borneo FC terus menempel ketat Persib yang hanya bertaut satu poin.