Juan Villa : Lupakan dan Waktunya Bangkit di Jepara
Borneo FC Samarinda dituntut segera menutup lembaran pekan perdana Super League 2026/2027 dan mengalihkan konsentrasi penuh ke laga berikutnya. Pesut Etam akan bertandang ke markas Persijap Jepara pada 12 September 2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini.
Hasil minor di laga pembuka di kandang sendiri menjadi evaluasi besar bagi skuat asuhan Mauro Jeronimo. Namun bagi Borneo FC, berlarut dalam kekecewaan bukanlah pilihan. Momentum kebangkitan harus dimulai sejak pekan kedua.
Kapten tim, Juan Villa, mengakui kekecewaan yang dirasakan seluruh pemain. Bermain di hadapan pendukung sendiri dan gagal meraih kemenangan jelas bukan hasil yang diinginkan.
“Tentu saja kami tidak senang, karena itu pertandingan pertama kami di kandang. Kami ingin menang, kami sudah berusaha, menurutku kami sudah memberikan yang kami punya, kami sudah memberikan yang terbaik, dan kamu tahu, itu tidak baik kalau kalah, tapi kami bisa belajar dari situ,” ujar Juan Villa.
Gelandang asal Spanyol itu menegaskan, tim tidak punya waktu untuk meratapi hasil. Persaingan di Super League musim ini panjang dan ketat. Fokus harus segera dialihkan kepada hal-hal yang masih bisa dikendalikan oleh tim.
“Kami tahu bahwa kami punya banyak pertandingan di depan, jadi kami fokus pada hal-hal yang bisa kami kendalikan,” tegasnya.
Bagi Juan, laga kontra Persijap menjadi ujian penting untuk membuktikan mentalitas Borneo FC. Bermain tandang dengan dukungan penuh tuan rumah menuntut kesiapan fisik dan mental yang lebih.
“Apa yang terjadi, itu sudah berlalu. Sekarang kita harus fokus pada pertandingan berikutnya di luar kandang, dan kita harus berlatih dan bekerja keras untuk meraih 3 poin melawan Jepara,” pungkasnya.