Pinjamkan Pemain Muda Untuk Jam Terbang
Keputusan Borneo FC Samarinda meminjamkan sejumlah pemain muda bukan semata soal perampingan skuad. Pelatih kepala Fabio Lefundes menegaskan, kebijakan itu diambil demi memastikan para pemain muda mendapat jam terbang dan pengalaman kompetitif yang tidak mereka peroleh bersama tim utama.
"Semua pemain muda yang dipinjamkan adalah mereka yang tidak punya, atau bahkan belum satu menit pun bermain di kompetisi ini bersama Borneo FC. Kemungkinan lebih bagus kita pinjamkan agar mereka mendapat menit bermain, kesempatan, dan pengalaman," jelasnya.
Evaluasi, kata Fabio Lefundes, dilakukan bersama manajemen, staf pelatih, hingga pelatih tim junior. Ia memberi contoh beberapa nama yang belum mendapatkan menit bermain. Rangga, belum tampil sama sekali. Faris pun berada dalam situasi serupa. Masuknya Ardi Idrus yang mampu bermain di dua posisi pun membuat Haikal berpotensi minim kesempatan, sehingga opsi peminjaman dinilai paling realistis.
Fabio Lefundes juga menyinggung Asgal Habib. Meski belum tampil di tim senior, performanya di Elite Pro Academy (EPA) dinilai menjanjikan.
"Kita ambil keputusan pinjamkan dia supaya bermain di liga yang lebih kuat dan mendapat pengalaman lebih bagus," ujarnya.
Tak semua tawaran dilepas. Beberapa pemain muda seperti Dika Adi dan Tegar, menurut Fabio Lefundes, justru dipertahankan. Untuk kebutuhan ke depan, ia membuka opsi menarik pemain dari EPA dengan komunikasi bersama direktur pembinaan usia muda, jika memang dibutuhkan.