Borneo FC vs PSM : Percaya Diri Raih Tiga Poin

Pesut Etam hanya memiliki waktu sekitar tiga hari untuk mematangkan persiapan sebelum menjamu PSM Makassar pada pekan ke-16 Super League di Stadion Segiri, Sabtu (3/1). Meski persiapan singkat, kepercayaan diri tetap terjaga untuk mengamankan poin penuh di kandang.

Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes, menegaskan timnya siap menghadapi lawan kuat seperti PSM Makassar.

“Kami punya dua sampai tiga hari untuk persiapan menghadapi tim bagus dari Makassar. Meski waktunya singkat, kami percaya diri dan yakin bisa mengalahkan mereka,” ujar Fabio.

Dari sisi pemain, bek Borneo FC Komang Teguh Trisnanda memastikan kesiapan skuad menyambut laga kandang tersebut.

“Kami para pemain sudah siap. Kami siap bekerja keras untuk pertandingan ini,” tegas Komang.

Laga ini juga menjadi ujian tersendiri menyusul absennya Fajar Fathur Rahman. Fabio menyebut kondisi tersebut sebagai bagian dari dinamika sepak bola, sekaligus momentum bagi pemain lain untuk membuktikan kualitas.

“Tanpa Fajar, ini adalah sepak bola. Ada pemain yang datang dan ada yang pergi. Kami sudah tahu sejak lama akan ada pemain yang pindah. Sekarang semua pemain harus menunjukkan kepada kami bahwa mereka mampu mengisi posisi itu,” jelasnya.

Ia menambahkan, kehilangan satu pemain berkualitas memang bukan hal mudah, namun keputusan tersebut harus diterima demi kebaikan semua pihak.

“Kehilangan pemain bagus tentu berat bagi pelatih dan klub, tetapi keputusan itu harus diambil dan kami harus menerimanya. Saya berharap keputusan itu baik untuk kariernya ke depan,” lanjut Fabio.

Fabio juga menyinggung pengalamannya sejak awal menangani Borneo FC, di mana beberapa pemain kunci sempat hengkang sehingga ia harus mencari solusi agar tim tetap konsisten.

“Sejak saya datang ke sini, ada Leo Guntara dan Stefano Lilipaly yang pindah klub. Saya harus menemukan solusi agar tim tetap berjalan dan tampil konsisten,” ujarnya.

Menatap duel kontra PSM, Fabio menilai ada dua faktor utama yang harus diperhatikan, dimulai dari performa timnya sendiri.

“Kami selalu mengatakan kepada pemain bahwa lawan paling sulit adalah diri kita sendiri. Kami punya satu laga kandang dan dua laga tandang. Saat bermain di kandang, kami harus memaksakan diri untuk meraih poin penuh di setiap pertandingan di Stadion Segiri,” tegasnya.

Ia pun berharap dukungan penuh suporter dapat menjadi energi tambahan bagi tim.

“Itu tanggung jawab besar bagi semua pemain dan staf pelatih. Kami juga sangat membutuhkan dukungan suporter, karena kehadiran mereka sangat penting bagi kami,” pungkas Fabio.