Lapangan Buruk Hambat Borneo FC di Tangerang

Untuk pertama kalinya sepanjang musim ini, posisi Borneo FC tergusur ke posisi ketiga. Ini tak lepas dari kekalahan 2-1 dari Dewa United di pekan ke-22, Minggu (22/2/2026) malam kemarin.

Ya, Pesut Etam harus menerima pil pahit dengan hasil minor ini. Dua gol Alex Martins di babak pertama, hanya mampu dibalas sebiji gol Komang Teguh.

Dengan kekalahan ini, Borneo terpaku di posisi ketiga, dengan jarak 4 poin dari Persib Bandung, yang di saat bersamaan menang tipis 1-0 atas tamunya Persita Tangerang.

"Sebenarnya kami mengawali pertandingan dengan baik. Tapi, kemudian kami kebobolan karena kesalahan sendiri. Itu sedikit mengurangi konsentrasi yang menyebabkan lahirnya gol kedua Dewa," ujar pelatih Borneo FC Fabio Lefundes usai pertandingan.

Dikatakan eks pelatih Madura United itu, timnya mampu tampil lebih baik di babak kedua. Sejumlah perubahan yang dilakukan, mampu memberikan tekanan lebih banyak. Sementara, Dewa yang sudah unggul disebutnya mulai menerapkan skema bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik.

"Di babak kedua, kami lebih bervolume dan mereka memilih untuk bermain dengan serangan balik. Bahkan, di 25 menit terakhir, Dewa membentuk garis lima di belakang," Lefundes menilai jalannya pertandingan.

Selain mengakui kekalahan ini karena kesalahan sendiri, faktor lapangan menjadi hal lain yang disoroti Lefundes. Kondisi lapangan terlihat licin, sehingga menyebabkan pemain kesulitan untuk berakselerasi.

"Lapangan sangat buruk dan begitu mengganggu," keluh Lefundes.