
Demi Fisik Prima Diguyur Hujan Lebat, PBFC Tetap Berlatih
Setelah melakukan latihan fisik, Rabu (15/2), dengan metode lari mengitari lapangan dan pilates. Pusamania Borneo FC (PBFC) kembali melakukan latihan rutin di Stadion Segiri Samarinda, pada Kamis (16/2).
Kerasnya latihan fisik yang dilakukan skuad Pesut Etam terlihat jelas dengan kondisi para pemain yang lebih siap. Bahkan, diantaranya terlihat mengalami turun berat badan.
"Sudah terlihat beberapa pemain mengalami penurunan berat badan pasca libur kompetisi musim lalu. Untuk mematangkan kembali fisik mereka, akan ada beberapa program lagi yang harus mereka lewati, dan itu sudah menjadi menu wajib selama pra musim," terang Dragan Djukanovic, pelatih kepala PBFC.
Eks pelatih FK Lovcen itupun berharap dengan melakukan latihan intensif selama beberapa bulan sebelum kompetisi, anak asuhnya akan tampil spartan sepanjang 90 menit. "Kita semua sekarang bekerja sesuai dengan program yang sudah dibuat dan itu semua akan terus meningkat sampai nanti kita memulai laga perdana di Liga 1," paparnya lagi.
Pada Kamis malam, selain mengeber fisik, Ponaryo Astaman dan kawan-kawan juga melahap serangkaian menu untuk memantapkan kelincahan serta penyelesaian akhir. Latihan dibawah guyuran hujan deras itupun dilahap tuntas skuad Pesut Etam. "Tentu, kita butuh 90 menit yang kuat untuk terus bisa fokus selama pertandingan. Konsentrasi pemain pun berawal dari fisik, jika fisik mereka stabil, skill secara individu maupun tim akan keluar dengan sendirinya," pungkas pelatih berlisensi UEFA Pro itu.
Kerasnya latihan fisik yang dilakukan skuad Pesut Etam terlihat jelas dengan kondisi para pemain yang lebih siap. Bahkan, diantaranya terlihat mengalami turun berat badan.
"Sudah terlihat beberapa pemain mengalami penurunan berat badan pasca libur kompetisi musim lalu. Untuk mematangkan kembali fisik mereka, akan ada beberapa program lagi yang harus mereka lewati, dan itu sudah menjadi menu wajib selama pra musim," terang Dragan Djukanovic, pelatih kepala PBFC.
Eks pelatih FK Lovcen itupun berharap dengan melakukan latihan intensif selama beberapa bulan sebelum kompetisi, anak asuhnya akan tampil spartan sepanjang 90 menit. "Kita semua sekarang bekerja sesuai dengan program yang sudah dibuat dan itu semua akan terus meningkat sampai nanti kita memulai laga perdana di Liga 1," paparnya lagi.
Pada Kamis malam, selain mengeber fisik, Ponaryo Astaman dan kawan-kawan juga melahap serangkaian menu untuk memantapkan kelincahan serta penyelesaian akhir. Latihan dibawah guyuran hujan deras itupun dilahap tuntas skuad Pesut Etam. "Tentu, kita butuh 90 menit yang kuat untuk terus bisa fokus selama pertandingan. Konsentrasi pemain pun berawal dari fisik, jika fisik mereka stabil, skill secara individu maupun tim akan keluar dengan sendirinya," pungkas pelatih berlisensi UEFA Pro itu.