Persijap vs Borneo FC : Jaga Trend Positif!

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menerapkan siasat jitu demi menjaga kebugaran fisik dan mental juara anak asuhnya menjelang laga krusial Persijap Jepara vs Borneo FC di Stadion Gelora Bumi Kartini, Minggu (17/5) malam.

Alih-alih memboyong tim pulang ke Samarinda usai melakoni laga di Bali, Fabio Lefundes memilih langsung mengalihkan pusat latihan skuad Pesut Etam ke Yogyakarta. Strategi memotong kompas jalur logistik dan perjalanan ini terbukti ampuh menjaga atmosfer positif serta memangkas risiko kelelahan pemain di tengah ketatnya persaingan perebutan takhta juara.

Keputusan tersebut diambil dengan kalkulasi matang terhadap padatnya jadwal dan jarak tempuh yang harus ditempuh jika tim kembali ke Kalimantan Timur terlebih dahulu. Yogyakarta dipilih bukan tanpa alasan. Selain jarak yang lebih dekat ke Jepara, fasilitas latihan di kota pelajar tersebut sudah teruji mendukung program pemulihan dan persiapan tim.

Kondisi tim saat ini dipastikan sangat siap tempur setelah menjajal rumput stadion Gelora Bumi Kartini pada Sabtu (16/5/2026) sore dengan penuh rasa percaya diri. Atmosfer positif yang terbangun pasca kemenangan dramatis 3-2 atas Bali United menjadi modal psikologis penting bagi Pesut Etam.

"Kondisi tim semua pemain dalam kondisi bagus dan setelah dari Bali supaya lebih mudah langsung ke Yogyakarta. Kalau kita balik ke Samarinda nanti waktunya mepet. Dan kita di home ada pertandingan sulit karena ada motivasi mereka. Dan kita pemain dan official siap menghadapi Persijap Jepara besok," kata Fabio Lefundes pada sesi konferensi pers.

Pernyataan tersebut mencerminkan pendekatan pragmatis yang diusung pelatih asal Brasil itu. Dengan meminimalisir faktor perjalanan panjang, fokus tim dapat dialihkan sepenuhnya pada aspek taktis dan mental menjelang pertandingan.

Fabio Lefundes menegaskan bahwa konsistensi Borneo FC yang selalu bersaing di papan atas selama 32 pertandingan Super League musim 2025/2026 adalah modal yang sangat besar. Performa stabil sejak pekan pertama menjadi bukti bahwa Pesut Etam layak diperhitungkan dalam perburuan gelar.

Dengan sisa dua pertandingan penentu, raihan poin penuh menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar. Setiap kesalahan kecil berpotensi mengakhiri peluang juara yang telah dibangun sepanjang musim. "Sekarang kita ada sisa 2 pertandingan lagi dimana kita akan coba dapat poin penuh selama 2 pertandingan nanti kita lihat hasilnya tim yang bersaing dengan kita di papan atas. Tapi menurut saya pribadi kita sudah ciptakan hal luar biasa," imbuhnya tegas.

Kondisi ini menempatkan Borneo FC pada posisi yang menuntut kesempurnaan. Meski tidak sepenuhnya mengendalikan takdir juara, tim tetap memegang kunci untuk menjaga tekanan kepada rival utama, Persib Bandung, hingga detik terakhir kompetisi.