Menang Besar Tak Berarti Jumawa
Kemenangan besar 5-1 Borneo FC atas Persebaya pada pekan ke-24 memang layak disyukuri. Tapi, ujian berat bagi Pesut Etam di bulan Ramadan ini, masih menyisakan satu laga penting, saat menjamu pemuncak klasemen Super League, Persib Bandung, Minggu (15/3/2026) nanti.
Kewaspadaan itu ditunjukkan pelatih Borneo FC Fabio Lefundes saat memberikan keterangan pers usai menghadapi Persebaya. Meski senang dengan hasil yang diraih, tapi wajah sang arsitek asal Brasil itu tetap menyiratkan raut ketidakpuasan.
"Kami bisa saja mencetak lebih banyak gol, tapi ketika unggul 1-0, kami sedikit menurunkan ritme dan itu membuat saya marah," kata Lefundes.
Tak sampai di situ, saat ia memutuskan untuk mengubah strategi di babak kedua, perasaan marah itu kembali membuncah. Sebab, para pemain tak langsung memahami apa yang dia instruksikan. Termasuk kebobolan satu gol, yang menurutnya hal itu tak harus terjadi.
"Kemudian kami kebobolan yang membuat saya marah. Bukan karena kami sudah unggul dan akan menganggap normal kemasukan, tapi cara kami kebobolan, maka saya sangat marah dengan itu," tegasnya.
Ya, Lefundes pantas sedikit kecewa, mengingat perburuan gelar semakin ketat. Saat ini timnya kembali ke posisi kedua dengan 53 poin. Kesalahan sekecil apapun, akan menyulitkan untuk bisa meraih hasil terbaik di akhir kompetisi.
Meski demikian, Lefundes tetap mensyukuri hasil yang diraih anak asuhnya. Terlebih kemenangan itu menjadi persembahan bagi klub yang tengah merayakan 12 tahun kehadirannya di sepak bola Indonesia.
"Tapi itu hanya bernilai 3 poin, tak ada yang berbeda, apakah satu, empat atau lima gol. Yang terpenting bahwa kami bisa terus meraih 3 poin," ujar Lefundes mengingatkan agar timnya tetap fokus.
Kini Borneo FC memiliki sedikit lebih banyak waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi favorit kuat juara musim ini, Persib Bandung. Laga kedua tim teratas itu akan tersaji di Stadion Segiri, Minggu (15/3/2026). Laga ini dipastikan akan berjalan sengit dan bisa sangat menentukan.